
Sidoarjo — Kondisi fisik para pemain pasca libur panjang usai kompetisi menjadi perhatian serius jajaran pelatih Deltras FC. Pelatih Deltras FC, Leonard Tupamahu mengatakan setelah menjalani program latihan intensif selama dua minggu, skuad dinilai masih kurang sempurna terutama masalah otot dan kekuatan.
Menurutnya jeda kompetisi selama dua bulan yang cukup lama berdampak pada menurunnya kondisi dasar para pemain sebelum mereka bergabung ke masa persiapan tim. Akibatnya, ketika dihadapkan pada porsi latihan berintensitas tinggi, sejumlah pemain mengalami masalah pada otot mereka.
”Ya, kondisinya mungkin mereka masih agak terasa berat. Libur kemarin jeda kompetisi dua bulan terlalu lama, mungkin mereka enggak kondisi bagus, sehingga ketika masuk masa latihan yang berat, mereka ngalamin banyak masalah, terutama di otot mereka,” ujar Leo, Selasa (12/8/2026).
Tim pelatih mencatat adanya tren positif pada aspek daya tahan (endurance) pemain yang perlahan mulai meningkat. Pembenahan fisik secara bertahap terus dilakukan untuk mengembalikan performa puncak para atlet.
“Itu yang coba kita lagi benahin pelan-pelan. Saya melihat ada improvement, dari segi daya tahan ada improvement. Tapi untuk strength, karena memang latihannya berat dan kondisi awal mereka kurang sempurna, jadi masih banyak masalah di ototnya,” tambahnya.
Tim pelatih kini fokus melakukan penyesuaian program guna memulihkan kekuatan otot para pemain sekaligus meminimalkan risiko cedera sebelum kompetisi resmi dimulai.(tim)